I. Blurb
Bukan sekedar julukan biasa, ini suatu kisah yang akan ku ceritakan padamu. Kisah yang sangat berbekas, perihal persahabatan yang tak biasa. Tempat melukis sejarah solidaritas, dan wadah kreasi untuk menampung guguran ide seperti bunga dandelion.
Kata Dana, waktumu sia-sia hanya untuk menceritakan si 'dia' yang jelas jelas tak perduli.
Tapi kata Delira, bicara tentang si 'dia' itu perlu. Untuk meraut kedewasaan hati dan fikiran.
Tunggu, jangan tinggalkan pendapat Devion. Katanya, jangan capek capek pikirin dia, nanti kalau jodoh datang sendiri 'kan ? Dibicarakan perlu, berlebihan ya jangan.
Ehem.. si 'dia' itu pasti hadir diusia SMA. Tapi jangan pernah jadikan dia pengganggu kesuksesanmu. Yahh kira kira begitulah motto ketiga remaja bertubuh cebol /ups..
Tapi, takdir siapa yang tahu ?
Bahwa tubuh yang begitu, bisa benar-benar menjadi suatu berkah bagi pemiliknya.
Jangan pernah minder akan tinggi badanmu, karena kesuksesan tidak dilihat dari tinggi badan.
Mari belajar dari kisah para DANDELION yang semangatnya begitu kokoh. Karena kisah DANDELION, bukan sekedar kisah romantisme anak SMA.
-TBC-
